Apakah Hindu Mengenal Iblis?
Ketika orang berbuat dosa, dia kadang menyalahkan sosok bernama “iblis” yang menjadi biang kerok dosanya. Bagaimana menurut Hindu?
Ketika orang berbuat dosa, dia kadang menyalahkan sosok bernama “iblis” yang menjadi biang kerok dosanya. Bagaimana menurut Hindu?
“Orang bisa melihat apakah dirinya masih berdosa atau tidak dengan cara merasakan hatinya sendiri. Jika dia masih memiliki rasa iri hati, itu adalah cacat dosa yang masih tertinggal di sukma sarira. Jika dia tulus dan tekun dalam proses bhakti ini, melakukan hari-bhajana (memuji nama suci Tuhan Sri Krishna) dalam pergaulan dengan orang-orang saleh, maka perlahan-lahan rasa iri hati itu akan sirna, dan dia mencapai kedamaian sepenuhnya.”
Sejauh apa pun Anda maju dalam hal material, penderitaan pasti selalu ada. Semua penderitaan itu hanya akan berubah wujud saja.
Pada abad ke-15, saat Nusantara memasuki zaman akhir kejayaan Hindu, kebudayaan bhakti yoga mulai berkembang pesat di India.
Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan titik awal dari sebuah perjalanan kosmis yang panjang dan menegangkan. Dalam tradisi Veda, khususnya menurut Veda Garuda Purana, nasib roh (atma) setelah terlepas dari belenggu badan jasmani sangatlah bergantung pada karma (perbuatan) semasa hidup…
Flipbook cerita rohani Hindu untuk semua umur. Klik ikon “fullscreen” untuk menampilkan layar penuh.[dflip id=”304″][/dflip]
Telah dibenarkan oleh kitab suci Veda dan para orang suci bahwa sisa makanan yang dipersembahkan kepada Tuhan (lungsuran, prasadam) memiliki kekuatan untuk menyucikan seseorang dari pencemaran dosa dan mengubah takdir atma. Dalam tradisi Veda, sisa persembahan ini disebut sebagai Maha-Prasadam….
“Kapal nama suci Tuhan Sri Krishna ini begitu kokoh dan tidak akan pernah tenggelam—kecuali jika Anda sengaja melepaskan pegangan.” —Srila Gour Govinda Swami. Dalam ajaran Veda, kehidupan manusia sering digambarkan sebagai sebuah perjalanan melintasi lautan kesengsaraan material (samsara-jala). Berdasarkan ajaran…
Manfaat berpuasa pada hari suci Putradā Ekādāśi bagi pasangan yang baru menikah.